Ibu Tiga Anak Tewas Terpanggang di Bak Kamar Mandi - PT Berantas Sumsel Media

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 12 Desember 2020

Ibu Tiga Anak Tewas Terpanggang di Bak Kamar Mandi



PALEMBANG, BS.ID - Kebakaran hebat merenggut seorang korban jiwa, terjadi di Jalan Radial, Lorong Melati I, RT 19, RW 06, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (12/12/2020), sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban tewas diketahui bernama Nurhayati (45), perempuan yang memiliki tiga anak ini tewas terpanggang setelah bedeng yang dikontrakannya hangus dilalap si jago merah.

Korban meninggal dunia di dalam bak kamar mandi setelah bedeng yang diketahui milik orang tua Hendra tersebut terbakar hebat pagi tadi. Belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api pertama kali, pihak kepolisian pun hingga saat ini masih melakukan penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, kebakaran ini terjadi bermula saat korban yang sehari-harinya menjual sayur masak, kuat dugaan korban usai memasak di dapur bedengnya itu meninggalkan kompor gas tengah menyala. Hingga kemudian kompor gas korban pun meledak dan api cepat berkobar.

Melihat api begitu cepat membesar, korban yang saat itu bersama anak bungsunya Azam (3) langsung panik. Korban diduga lari ke kamar mandi dan berendam di dalam bak dengan tujuan menghindari jilatan api. 

Namun usaha korban sia-sia dan justru Nurhayati terkepung api hingga ia tewas terpanggang. Sementara anaknya Azam berhasil selamat dari maut setelah tetangga korban sekitar lokasi sigap menyelamatkan bocah malang itu.

Salah seorang saksi mata Wani (70) warga setempat ini menuturkan, saat kebakaran terjadi hanya korban Nurhayati bersama anaknya Azam yang berada dalam bedeng. Sedangkan, Kgs A Sobri (44), suami korban dan dua anak korban lainnya tidak ada di rumah kontrakan tersebut.

“Bedeng ini milik orang tua Hendra yang hanya dihuni oleh dua kepala keluarga. Katanya korban sedang memasak saat kejadian dan api begitu cepat membesar,” kata Wani kepada wartawan dilokasi kejadian.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua RT setempat, M Harun (48). Menurutnya, korban yang baru sekitar setahun mengontrak di bedeng tersebut diduga tewas saat hendak menyelamatkan diri dengan cara berendam di dalam bak kamar mandi.

“Korban tadi langsung dibawa pihak kepolisian ke RS Bhayangkara. Korban ini sehari-hari jualan sayur masak didepan masjid di depan sana, kalau tidak salah baru 10 bulan,” katanya.

Ditempat terpisah, Kgs A Sobri (44), suami korban Nurhayati korban yang mendatangi Instansi Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk membawa jasad korban kembali ke rumah duka usai dievakuasi tersebut terlihat shock dan tak kuasa menahan air matanya.

“Ya Allah ngapo biso cak ini,” ucapnya sembari isak tangis dirinya teruraikan langsung terduduk lesu di anak tangga depan ruang tempat jasad istrinya berada.

Sobri pun nampak dirangkul oleh keluarga yang berusaha menenangkannya. Selain Sobri, ketiga anaknya juga tampak terpukul dengan peristiwa kebakaran yang menewaskan ibu yang sangat mereka cintai itu. (PR Sumsel/Bakron)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here