Kapolres Kunjungi Keluarga Korban Pesawat Air SJ-182 - BERANTAS SUMSEL.ID

Breaking

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 13 Januari 2021

Kapolres Kunjungi Keluarga Korban Pesawat Air SJ-182



LUBUKLINGGAU, BS.ID - Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di wilayahnya Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1) lalu, empat menit setelah lepas landas dari Jakarta menuju Pontianak mengemparkan Indonesia.


Pesawat yang berpenumpang 50 orang dan 6 kru itu, hilang kontak dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh Tim Gabungan Basarnas, TNI, Polri dan relawan lainnya.


Diantara 50 penumpang yang ada, dari data manifest 1 penumpang atas nama Rion Yogatama (29) merupakan penumpang pesawat asal Kota Lubuklinggau yang akan bekerja di Pontianak. Rion sendiri yang beralamat di Jalan Kenanga II, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara, Sumatera Selatan II itu meninggalkan 1 orang isteri dan 2 orang anak yang masih balita.


Mendapatkan kabar tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono SH, SIK, MM didampingi beberapa Perwira Staf dan Polwan Polres Lubuklinggau Senin, (11/01/2021) mendatangi rumah korban, untuk memberikan bantuan dan pendampingan konseling kepada keluarga yang ditinggalkan Rion Yogatama.

“Saat kesana, kita menghibur dan memberikan pendampingan konseling, agar kiranya keluarga yang ditinggalkan dapat berlapang dada, mendoakan agar tim yang sedang bekerja mencari penumpang dan puing-pung Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 agar segera mendapatkan titik terang, ini bentuk kepedulian kita kepada salah satu warga Lubuklinggau,” jelas Kapolres, Senin, (11/1/2021).


Kemudian dalam kesempatan yang sama Perwakilan Jasa Raharja juga hadir, untuk memastikan data terkait korban, dan memastikan bahwa Rion Yogatama yang disebutkan merupakan warga Kota Lubuklinggau.


Kemudian Istri korban Vivi (25) didampingi keluarga dan anaknya berharap agar Suaminya segera mendapatkan kabar kejelasan. 

“Kita berharap tim disana menemukan suami saya, ayah (orang tua) suami saya sudah di Jakarta untuk diambil DNA-nya, kami terus berdoa dan memohon kepada Allah SWT untuk diberikan yang terbaik, kami terima kasih polisi disini sudah peduli, dari kemarin sudah ada polisi yang ke rumah, pagi ini pak kapolresnya langsung, kami terima kasih, sekali lagi terima kasih,” ujarnya bersedih.


Dilanjutkan kapolres, support yang diberikan ini tidak seberapa, tapi kami memulainya untuk semua pihak dapat peduli, walau hanya memberikan semangat dan doa.

"Kita semua berharap agar keluarga dapat tenang dan menyerahkan semuanya kepada yang diatas,” ujar kapolres. (Lesi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here