Pemerintah Prabumulih Minta Bantuan Bangub Sumsel - BERANTAS SUMSEL.ID

Breaking

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 16 Februari 2021

Pemerintah Prabumulih Minta Bantuan Bangub Sumsel


PALEMBANG, BS.ID - Kota Prabumulih, Sumatera Selatan akan mendapatkan sejumlah pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat. 


Diantaranya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Exit Tol, Kampus AKA Migas, Fly Over Patuh Galung serta Balai Benih Ikan (BBI). Untuk itu, secara khusus Walikota (Wako) Prabumulih, Ir, H Ridho Yahya meminta dukungan dari Gubernur Sumsel Herman Deru SH, MH agar proyek pembangunan infrastruktur yang menggunakan APBN tersebut diharapkan bisa terealisasi segera mungkin.

"Kami meminta dukungan moral dari Pak Gubernur Sumsel agar bisa mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikan program pembangunan infrastruktur buat dibiayai dari pusat," ujar Walikota Prabumulih, Ridho Yahya saat dibincangi, Selasa (16/2/ 2021).


Paparan pembanggunan infrastrutur Kota Prabumulih degan Gubernur Sumsel H Herman Deru SH, MH usai dilakukan bertempat di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumsel.


Ridho mengatakan, mencari pendanaan dari berbagai sumber, baik APBN maupun APBD Provinsi Sumsel, merupakan salah satu cara Pemkot Prabumulih untuk mensiasati kecilnya APBD Kota Prabumulih.

"Lobi-lobi kita diberbagai jementerian membuahkan hasil. Alhamdulillah, banyak pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari pusat. Kami harap ada dorongan dari pemprov. Seperti jika ada kunjungan ke kementerian agar bisa disampaikan realisasinya," katanya. 


Ridho menjelaskan, selain minta dukungan pusat, pihaknya juga meminta dukungan dana melalui Bantuan Keuangan Gubernur (Bangub). Tak tanggung, besaran dana yang diajukan lebih dari Rp 200 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan sejumlah infrastruktur Jalan dan Normalisasi Sungai Kelekar yang ada di wilayah kota ini.


Oleh karena, situasi Pandemi Covid-19 cukup memberikan pengaruh yang besar terhadap pembangunan infrastruktur yang ada di daerahnya. Sebab, sebagian besar pendanaan harus dialihkan untuk penanganan Covid-19. Hanya saja, pemerintah terus berupaya agar program pembangunan bisa terus berjalan.

"kita berharap usulan kami ini bisa terealisasi karena pembangunan infrastruktur yang diusulkan mendesak untuk dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat banyak," tambahnya orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian itu. (Tion)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here