Antisipasi DBD Lewat Kebersihan Lingkungan - BERANTAS SUMSEL.ID

Breaking

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 30 Maret 2021

Antisipasi DBD Lewat Kebersihan Lingkungan


PRABUMULIH, BS.ID - Guna mengantispasi jangan sampai terjadi kasus demam berdarah denque (DBD) akibat nyamuk Aedes Aegypti dilingkungan warga, tentunya hal tersebut bisa dihindari warga dengan menjaga kebersihan lingkungan itu sendiri.


Terlebih lagi, sejak berapa bulan terakhir ini intensitas hujan diberbagai daerah Kota Prabumulih cukup tinggi, meskipun terkadang hujan cuma sebentar. Itu hujan terjadi dengan waktu tak terduga, pagi, siang dan bahkan malam hari.

"Kita ajak mereka (warga, red) buat selalu menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," ujar Lurah Tugu Kecil, Agusin SP di ruangan kerjanya didampingi Lurah Muara M Ali Syukri SH, Senin (29/3/2021).


Menjaga kebersihan lingkungan dengan 13 RT dan 4 RW tersebut harus lebih digalakkan warganya, terutama penduduk yang tinggal disekitaran pinggir Sungai Kelekar. Jangan membuang sampah sembarangan terlebih kedalam Sungai Kelekar yang berada dibawah pimpinannya.

"Buanglah sampah pada tempatnya yang sudah disiapkan. Dengan demikian, setidaknya sampah-sampah tidak berserakan disekitar bantaran sungai seperti musim hujan sekarang ini," pesan pria mantan Lurah Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.


Hal serupa diungkapkan Lurah Muara Dua M Ali Syukri SH menambahkan. Selain menjaga pola hidup bersih dan sehat, kebersihan lingkungan tentunya dapat menghindari penyakit, seperti yakni jentik nyamuk aedes aegypti tidak dapar berkembang biak di tempat-tempat penampungan terbuka di rumah warganya.

"Asalkan tempat-tempat penampungan terbuka di rumah warga tersebut rutin dibersihkan. Semacam bak mandi keluarga di rumah, minimal seminggu sekali sebaiknya dikuraskan airnya," imbuhnya.


Apalagi, lanjut lelaki mudah tersebut, berpesan kepada ribuan kepala keluarga (KK) asal 10 Rukun Warga (RW) dengan 41 Rukun Tetangga (RT) di wilayah naungannya.

"Buat selalu menutupi tempat-tempat penampungan air terbuka atau pun sebaliknya kuburkan saja penampungan itu kalau tidak terpakai lagi. Hal itu demi semata-mata mengantisipasi perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk yang bisa menyebabkan kematian manusia itu," tukasnya seraya berdoa jangan sampai masyarakatnya terkenan kasus DBD tersebut. (Tion)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here