Motiv Cemburu, Pelaku Tebas Korban Pakai Pedang - PT Berantas Sumsel Media

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 16 Mei 2021

Motiv Cemburu, Pelaku Tebas Korban Pakai Pedang




MUARA ENIM, BS.ID - Tindak Pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat dari sang pelaku bernama Gafi Aries (47), Warga Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim akhirnya diringkus Polsek Rambang Dangku Polres Muara Enim. 


Adapun peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu, 15 Mei 2021, sekira pukul 19.30 WIB ,dengan TKP di halaman rumah pelaku di Kampung V Desa Tebat Agung Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim. 


Pelaku ditangkap dengan Dasar Laporan Polisi Nomor : LP-B/08/V/2021/Polda SS/Res ME/Sek Rambang Dangku Tgl 15 Mei 2021.


Sementara korban penganiayaan bernama Adi Apriadi (44 ) warga Kampung II Desa Tebat Agung Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim. 

Dalam peristiwa tersebut kronologi kejadian pada 15 Mei 2021 sekira Pukul 19.30 WIB, saat itu pelaku hendak pulang ke rumahnya namun saat tiba di depan rumahnya pelaku melihat bahwa lampu teras rumah tersebut  dalam keadaan mati. Karena merasa curiga lalu pelaku memarkirkan motor yang  digunakannya dipinggir jalan dan selanjutnya masuk ke arah rumah dengan berjalan kaki dan memanjat tembok samping rumahnya dengan cara mengendap, dan saat itu pelaku melihat bahwa istri pelaku sedang mengobrol dengan korban diteras rumah dalam keadaan gelap alias lampu keadaan mati.


Melihat hal tersebut pelaku menganggap bahwa istrinya sedang berselingkuh dengan korban sehingga pelaku menjadi emosi lalu melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebilah pedang yang sudah dibawa pelaku sebelumnya, dengan cara membacokkan pada tubuh korban mengenai bagian leher sebelah kiri korban, punggung belakang serta dibagian tangan korban.


Saat terjadinya penganiayaan tersebut datanglah saksi Herwansyah (kakak kandung pelaku) lalu melerai kejadian tersebut  dan korban langsung dibawa ke Puskesmas Tebat agung selanjutnya di rujuk ke RS AR Bunda Kota Prabumulih.


Kapolres Muara Enim AKBP Danni Sianipar SIK melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan SH, Sabtu (16/5/2021) membenarkan peristiwa tersebut dan telah memgamankan pelaku tersebut dan kini telah diamankan di Polsek Rambang Dangku. 


Lanjutnya, bahwa berawal anggota Polsek Rambang Dangku mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa di TKP tersebut sedang terjadi penganiayaan yang menyebabkan orang luka berat, lalu anggota Polsek Rambang Dangku yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Syawaluddin SH langsung menuju ke TKP dan saat tiba di TKP tersebut korban sudah dilarikan ke RS AR Bunda Kota Prabumulih.

"Ya, selanjutnya anggota langsung mengamankan pelaku yang saat itu masih berada di TKP tepat didalam rumahnya yang  selanjutnya dibawa dan diamankan ke Polsek Rambang Dangku untuk dimintai keterangan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tegasnya. 


Dikatakannya, adapun barang bukti 1 buah sarung pedang warna cokelat yang terbuat dari kulit, dan luka luka yang dialami korban tampak luka robek dileher sebelah kiri sepanjang 17 Cm dengan kedalaman 4 Cm dasar otot, pendarahan tidak aktif, luka robek dilengan tangan kanan panjang 7 Cm dengan kedalaman 0,5 Cm dasar otot, luka robek dibagian punggung belakang panjang 6 Cm dengan kedalaman 3 Cm, luka lecet diantara jari jempol dan telunjuk dengan panjang 4 Cm dengan kedalaman 0,5 Cm, dan luka robek ditulang kering kaki sebelah kiri dengan panjang 3 Cm dengan kedalaman 1 Cm," pungkasnya kepada media ini. (Junai)

1 komentar:

  1. Halo Semuanya Saya Bu SAFRILITA dari INDONESIA, ALLAH telah memberkati saya dengan dua anak dan seorang suami yang penuh kasih, saya ingin membagikan Kesaksian saya karena ALLAH menyayangi saya, setahun yang lalu saya sangat membutuhkan uang jadi saya berpikir untuk memiliki pinjaman kemudian saya bertemu dengan orang yang salah yang mengaku sebagai pemberi pinjaman, tidak tahu bahwa mereka semua scam. Saya ditipu sebesar 25 juta, dan mereka menolak untuk mentransfer pinjaman saya kepada saya, mereka juga berhenti mengirim email kepada saya sejak itu. kemudian saya bingung, seluruh hidup saya hilang. suami saya jatuh sakit dan ada tagihan rumah sakit yang harus dibayar dalam jutaan, yang bisa saya pikirkan saat ini adalah sucide, teman saya bernama Evi datang menemui saya pada hari yang setia itu, dia juga menjadi korban penipuan, dia memberi tahu saya tentang konferensi yang diselenggarakan oleh ibu Nurliana Novi untuk memberdayakan perempuan dan laki-laki yang ingin membuat kekayaan, dia meminta saudara perempuannya untuk membantu saya mengurus suami saya dan anak-anak, jadi kami pergi untuk konferensi. Setelah semua motivasi berbicara, dia mengajukan pertanyaan kepada kami "APAKAH ANDA SIAP MENGAMBIL RESIKO DAN MEMBUAT KEKAYAAN" dengan berani di jemaat kecil itu saya berdiri dan berkata "YA" dan kami semua diminta untuk datang keesokan harinya dengan rencana bisnis , dia berkata kepada kami, " SAYA TIDAK AKAN MEMBERI ANDA UANG, SAYA AKAN MENGAJARKAN ANDA BAGAIMANA MENGAMBIL RISIKO DAN MENDAPATKAN UANG UNTUK BISNIS ANDA,"  dia berbicara tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dan koneksinya melalui ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM yang hebat, sebuah perusahaan pinjaman online, segera saya menjadi takut, teman saya mendorong dan kami menghubungi Perusahaan ibu Elina, seperti yang diarahkan oleh ibu Nurliana Novi dari konferensi, saya dan teman saya mulai memproses sementara ibu Novi telah kembali, beberapa hari kemudian saya menerima telepon dari teman saya memberi tahu saya bahwa dia menerima peringatan dari banknya, pinjamannya telah disetor, sudah terlambat sehingga saya tidak bisa pergi ke bank saya untuk mengkonfirmasi, di pagi hari peringatan datang, saya akhirnya mendapat pinjaman sebesar 843 juta dari ibu ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN TETAP, setelah mengikuti proses hukum. kami diberi arahan untuk menyerahkan rencana bisnis kami dan meninggalkan uang di bank selama seminggu, kemudian ibu Novi menelepon meminta kami untuk bertemu lagi yang kami patuhi, kami sampai di tempat tersebut dan melihat orang asing dampak pada perdagangan dan investasi, kami diberi kuliah dan kontak untuk memulai investasi, dalam enam bulan melalui koneksi ibu Elina saya mulai impor dan hari ini saya dan suami saya telah mendirikan dua perusahaan besar senilai MILIAR. Saya ingin Anda semua tahu bahwa satu-satunya pemberi pinjaman sejati yang saya saksikan adalah ibu ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM, hubungi mereka hari ini dan Anda akan mendapatkan perubahan positif dalam hidup Anda, ini emailnya elinajohnson22@gmail.com. Anda dapat menghubungi saya di email saya safrilita1988@gmail.com, untuk konfirmasi lebih lanjut, jika Anda meragukan saya, saya siap menunjukkan kepada Anda semua buktinya sehingga Anda akan tahu ini bukan hanya cerita.

    Catatan, mereka banyak pemberi pinjaman palsu online untuk menipu Anda, merobek Anda dari uang hasil jerih payah Anda, harus dari mereka pergi sejauh membuat situs pribadi mereka hanya untuk menipu Anda, pinjaman yang mengarahkan Anda untuk mengunjungi situs web palsu, mereka semuanya penipu.

    Jadi hubungi perusahaan ibu Elina sekarang dan pinjaman Anda akan ditransfer kepada Anda saat Anda mengikuti proses hukum, sekali lagi ini adalah emailnya elinajohnson22@gmail.com,  ALLAH melihat hati saya dan dia tahu saya mengatakan yang sebenarnya dan tidak lain adalah kebenaran .

    BalasHapus

Post Top Ad

Responsive Ads Here