Adopsi Pohon Oemak Onglen, Muba Fasilitasi Lewat Marketplace - BERANTAS SUMSEL.ID

Breaking

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 19 November 2021

Adopsi Pohon Oemak Onglen, Muba Fasilitasi Lewat Marketplace


PALEMBANG, BS.ID - Berbagai terobosan inovasi terus digencarkan Pemkab Muba guna mewujudkan konsep pembangunan hijau berkelanjutan dan termasuk mencari solusi pembiayaan yang green bagi kawasan hutan khususnya di wilayah Bumi Serasan Sekate. 

Dalam kaitan tersebut Pemkab Muba bersama UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Benakat menginisiasi Marketplace, yakni Jejak.In. Hal ini guna memfasilitasi para pihak untuk mengadopsi pohon unglen yang kini mulai langka kelestariannya. 

Diketahui, sebelumnya pada Januari 2021 PLT Bupati Beni Hernedi SIP telah memulai mengadopsi Pohon Unglen berdiameter 150 Cm yang akrab disebut Oemak Onglen hingga Tahun 2026 mendatang. 
"Konsep marketplace ini akan menjadi yang pertama difasilitasi oleh Kabupaten Muba. Jadi para pihak yang ingin mengadopsi lebih mudah lagi dengan cara mengakses Jejak ini," ungkap Kepala UPTD KPH Wilayah Benakat, Neneng H Leliana SHut, Jumat (19/11/2021) saat rapat Pembahasan Program Adopsi Pohon Oemak onglen di
Kabupaten Musi Banyuasin di Kantor Mess Perwakilan Muba. 

Neneng mencatat, saat ini sudah ada 346 Oemak Onglen yang teridentifikasi dan 20 diantaranya sudah diadopsi. 
"Keberadaan Oemak Onglen di Muba ini berada di Jirak Jaya dan Sungai Keruh dengan konsep ini kelestariannya dapat terjaga," ulasnya. 

Lanjutnya, nilai donasi untuk adopsi yakni Rp 200 hingga 600 ribu. 
"Donasi pohon asuh dialokasikan 70 persen untuk operasional Oemak Onglen dan 30 persen untuk operasional pengelolaan wisata hutan," bebernya. 

Pelaksana Tugaa (PLT) Bupati Beni Hernedi SIP menyebutkan, konsep marketplace ini diyakini menjadi solusi pembiayaan untuk terus memaksimalkan pelestarian hutan dan mewujudkan pembangunan hijau berkelanjutan. 
"Sebagaimana kita ketahui keberadaan Pohon Unglen
ini kan sudah mulai langka, oleh sebab itu kita harus melakukan terobosan dan Marketplace
Jejak.In. Ini bisa menjadi solusi," ucap Beni yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi program di Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). 

Beni mengatakan, dirinya akan mengajak semua pihak turut andil melestarikan hutan dengan konsep berkelanjutan. 
"Semoga Marketplace Jejak.In dapat lebih masif melestarikan keberadaan Oemak Onglen khususnya di wilayah Muba," tandasnya. 

selanjutnya, Kadiv advokasi dan mitigasi Legmas Pelhut Muba, Muhammad Fathoni SHI menyampaikan rasa bahagia dan berterima kasih atas support Pemda Muba, LTKL, Jejak.In dan para pihak yang terus mendukung Program Oemak Oenglen sebagai upaya konservasi nyata terhadap kelestarian hutan yg berkelanjutan.

Program adopsi pohon Ulin (Oemak Oenglen) ini diinisiasi oleh UPTD KPH Benakat Semangus berkolaborasi bersama PT MHP dan Legmas Pelhut Muba sebagai ngo pendamping masyarakat dengan semangat konservasi berbasis masyarakat.
"Melalui upaya digitalisasi  program ini lebih mudah efektif dan efisien dalam pelaksanaannya sebagai upaya konservasi hutan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya Desa Keramat Jaya Kabupatem Musi Banyuasin," tutup Fathoni. (Pijai)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here