Kasi Intel Kajari : Jangan Jadi Penjilat - PT Berantas Sumsel Media

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 29 Juni 2022

Kasi Intel Kajari : Jangan Jadi Penjilat



// Kecewa Sejumlah Camat Tak Haidr


MUBA, BS.ID - DPMD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)gelar rapat terpadu persiapan pelaksanaan pilkades di Auditorium Pemkab Muba pada Rabu, (29/06/22)


Hadir pada rapat terpadu persiapan pilkades Penjabat (PJ) Bupati diwakili Kepala Dinas (Kadis) PMD H Ricard Chahyadi AP, MSi, Dandim 0401 diwakili Kasdim Mayor Inf Agus sutono, Kapolres Muba diwakili Kabag Ops Kompol Rivow Lapu, Kajari Muba diwakili Kasi Intel Abu Nawas SH, Kasat pol PP diwakili Yuse rizal S, STP, MSi, Kepala BPBD diwakili Erik SE, Pelaksana Tugas (PLT) Direktur RSUD drg Dina, 5 camat asal14 camat yang melaksanakan pilkadas serta para ketua BPD di Kabupaten Muba.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Musi Banyuasin H Richard Chahyad AP, MS.i dalam paparan rapat terpadu persiapan pelaksanaan pilkades serentak menjelaskan, kepada semua ketua BPD dan yang hadir bahwa pilkada serentak mulai tahapan persiapan, tahapan, pencalonan, perpanjangan tahapan penyaringan pencalonan kepala desa, tahapan daftar pemilih, tahapan daftar pemilih yang melalui tahapan perpanjangan, tahapan distribusi logistik, kampanye, masa tenang dan persiapan di TPS.

"Selain itu juha pelaksanaan pemungutan suara, masa sangga, penetapan calon kepala desa terpilih, dan pelantikan dan serah terima jabatan," jelas Richard Chayadi.


Pilkades serentak Tahun 2022 akan dilaksanakan secara serentak di 65 desa yang terbagi pada 14 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, total TPS berjumlah 303 dan pembatasan jumlah pemilih di TPS paling banyak 500 Daftar Pemilih Tetap.


Tahapan awal persiapan 4 Juli 2022 hinggga 15 Juli 2022  tahapan pelaksanaan pemungutan suara pada 17 Oktober 2022 serta pelantikan serah terima jabatan kepala desa masing-masing dilaksanakan pada 21 November 2022 sampai 25 November 2022 mendatang. "Kami mengharapkan semua BPD bisa menindaklanjuti untuk membentuk panitia pemilihan dalam waktu dekat," tambah pria mantan PJ Walikota Prabumulih tersebut.


Sementara itu kasi Intelejen Kejaksaan Negeri (Kajari) Muba Abu nawas SH dalam sambutannya mengungkapkan sangat kecewa dan kesal pada camat yang tidak menghadiri acara gelar rapat terpadu persiapan pelaksanan pilkades tahun 2022 ini yang sempat di kutif media mengatakan.

"Ini gawe negara bukan gawe pak kadis, saya kecewa pak camat yang tidak hadir, untuk melaksanakan pilkades ini. Dan yang tidak hadir pada hari ini sedangkan kami yang hadir disini dari polisi, kodim, jaksa sama untuk Muba ini ngapa camat tidak bisa hadir tugas negara. Kenapa mereka tidak hadir," ungkap kasi intel kejaksaan ini.

"Dari BPD Bayung, Lalan datang kesini, tunjukan bahwa kita ini untuk masyarakat, jangan untuk menjilat dan kesal saya dari pagi saya tunggu ini," ungkapnya.

"Gunakan hati untuk Muba ini, jangan untuk duit bae mikir, mikir untuk kepentingan jangan untuk jilat, jangan ada bupati datang, harus propisional tidak ada kepentingan pak kadis disini, ini untuk Muba, pak kadis bisa dicopot, bisa dipindahkan jabatan ke dinas lain, tapi ini untuk Muba," akunya.

"saya kecewa dengan camat-camat yang tidak bisa hadir. Nanti saya sampaikan pada sekda dan bupati," tambahnya.


Dihitung kasi intel ini dari 14 kecamatan melaksanakan pilkades yang hadir cuma 5 camat, coba bapak dan ibu tunjukan bahwa itu pemimpin, bukan untuk penjilat, untuk rakyat.

"Kesal sama camat-camat tidak hadir, camat-camat ini kepentingan politiknya saya ini tidak ada kepentingan, bukan karena dekat sama camat, kadis, pikiran saya Muba ini tolong jangan ribut, jangan ada gesekan, maju bangun kita bangkit lagi, kondisi yang sangat memprihatinkan ini, buanglah yang perasaan-perasaan ini itu kelompok, ini untuk masyarakat kita," jelas Abu nawas. (Pijai/Rillis)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here