Mario, Anak Cacat Lahir Butuh Uluran Tangan Dermawan - PT Berantas Sumsel Media

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 08 September 2022

Mario, Anak Cacat Lahir Butuh Uluran Tangan Dermawan




MUSI RAWAS, BS.ID - Mario, itulah nama bocah berusia 10 tahun anak dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Saibi dan Indah Nurhayati, tercatat warga Dusun I Desa Sumber Asri, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan yang butuh perhatian khusus dari berbagai pihak dan pemerintah.


Terlebih disaat teman seusianya menikmati indahnya bermain dan mengenyam pendidikan, justru sebaliknya Mario kecil harus menjalani hidup tanpa bisa beraktivitas layaknya anak pada umumnya.


Mario kecil tidak bisa berjalan maupun bicara lantaran kondisi fisik yang tidak tumbuh seperti anak pada umumnya. Dimana penyakit tersebut diderita Mario sejak lahir.


Sehari-hari, anak berkebutuhan khusus itu menikmati masa kecilnya dpangkuan orang tuanya dan di tempat tidur. Untuk makan dan minun, Mario hanya bisa memberikan kode khusus kepada orang tuanya dikala lapar maupun haus.


Dikatakan sang ayah, Saibi pada Rabu, (7/9/2022), anak kelahiran 2012 itu selama ini mendapat perawatan dari Puskesmas Sumber Harta. Namun sebelumnya, Mario juga pernah dirawat di Rumah Sakit (RS) Siti Aisyah dua kali dan di RS Dr Sobirin Lubuklinggau sekali.

"Waktu di RS Siti Aisyah disuruh bawa pulang karena tidak ada perubahan," ujarnya.


Meski pernah dibawa ke rumah sakit, namun kedua orang tua Mario tidak tahu betul jenis penyakit apa yang diderita anaknya.


Dimana, untuk kebutuhan gizi Mario, Saibi sang ayah tercinta mengaku pernah dibantu susu dari Puskesmas Sumber Harta hingga Mario berusia delapan tahun. Namun, saat ini tidak lagi mendapat bantuan lantaran Mario kerap menolak saat diberi susu tersebut.


Sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Saibi bekerja sebagai buruh tanpa bantuan sang istri karena tidak bisa meninggalkan anaknya.

"Pernah dapat bantuan PKH, tapi tiga tahap ini tidak dapat, biasanya dapat tiga bulan sekali Rp 600 ribu," akunya.


Ia pun berharap, terutama pemerintah setempat serta para donatur atau dermawan dapat memberikan perhatian khusus bagi anaknya maupun kehidupan sehari-hari demi memenuhi kebutuhan keluarganya.


Sementara itu, Camat Sumber Harta, Sopiah berjanji bakal mengunjungi Mario tersebut. (Don)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here